EFFECTIVE WORKPLACE HOUSEKEEPING

Image result for EFFECTIVE WORKPLACE HOUSEKEEPING

Bagi sebagian orang, kata “housekeeping ” didefinisikan sebagai membersihkan lantai dan permukaan, memindahkan debu dan kotoran. Walau demikian dalam rencana bekerja, housekeeping merupakan hal yang sangat penting dalam melindungi ruang kerja jadi aman. Di mana hal semacam itu dapat melindungi pekerja untuk menghindar terjadinya kecelakaan dan tingkatkan produktifitas. Tersebut disini 11 panduan “effective workplace housekeeping” :

Menghindar tergelincir dan jatuh

Menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja, tergelincir dan jatuh adalah penyebabnya utama kecelakaan kerja fatal atau penyakit yang yang menyebabkan hilangnya hari kerja pada th. 2013.

Dalam usaha menolong menghindar insiden tergelincir dan jatuh, Pusat K3 di Kanada untuk mereferensikan seperti berikut :

  • Laporkan dan selekasnya bersihkan tumpahan dan kebocoran.
  • Jauhkan lorong dan keluar yang pasti item.
  • Ubah lantai yang telah usangatau rusaknya.
  • Pikirkan untuk meng-install anti-slip lantai di daerah yg tidak dapat selalu dibersihkan.
  • Memerlukan petugas khusus yang memonitor dan meyakinkan agar lantai selalu kering.

Menyingkirkan bahaya kebakaran

Karyawan bertanggungjawab untuk melindungi bahan mudah terbakar yang tak perlu hingga tidak terakumulasi di ruang kerja. The National Safety Council dalam “Supervisors Safety Manual ‘” mengatakan beberapa langkah mencegah untuk keselamatan kebakaran (fire safety) :

  • Jauhkan bahan mudah terbakar di ruang kerja, sisakan hanya sesuai sama yang diperlukan dalam satu pekerjaan. Jika mereka tidak diperlukan, pindahkan beberapa barang itu dalam ruang gudang yang sudah di beri sinyal.
  • Toko cepat sekali terbakar, hingga tempatkan bahan yang mudah terbakar di tempat yang ditunjuk sehinga jauh dari sumber api.
  • Jauhi pemakaian baju dengan bahan yang mudah terbakar. Ubah pakaian bila terjadi kerancuan.
  • Pastikan lorongdan ‘fire exit door”tidak dalam perbaikan, dan pintu tangga darurat harus di pastikan selalu untuk tertutup. Karenanya janganlah menaruh beberapa barang di tangga.
  • Jauhkan bahan sekurang-kurangnya 18 inci dari sprinkler automatis, alat pemadam kebakaran dan kontrol sprinkler. Jarak 18 inci diperlukan, namun 24 sampai 36 inci disarankan oleh NFPA.
  • Kondisi beresiko di ruang elektrik harus selalu dilaporkan.

Mengatur debu

Akumulasi debu kian lebih 1/32 inci – atau 0, 8 milimeter – mencakup sekurang-kurangnya 5 % dari permukaan ruangan menyebabkan bahaya ledakan yang penting. Debu dapat juga memengaruhi lama bertahan suatu perlengkapan dan kwalitas product.

Jauhi bahan pelacakan

Alas tidur yang ada di ruang kerja harus tetaplah bersih dan tertangani. Ini menolong menghindar penyebaran bahan beresiko ke ruang kerja lain. Check semua alas tidur untuk meyakinkan beberapa pekerja tidak tersandung.

Menghindar benda jatuh

Perlindungan seperti papan kaki, rel kaki atau jaring kaki dapat menolong menghindar benda jatuh dan memukul kaki pekerja. Menempatkan benda berat di beberapa rack yang lebih rendah, dan melindungi perlengkapan jauh dari pinggir meja. Juga, menahan diri dari penimbunan benda di daerah dimana pekerja jalan, termasuk di lorong.

Lepaskan dari kekacauan

Sebuah tempat kerja berantakan dapat mengakibatkan permasalahan ergonomi dan peluang yang akan datang cedera karena pekerja memiliki lebih sedikit ruang untuk bergerak. Biro OHIO menyebutkan Kompensasi direferensikan untuk pekerja yang kembalikan alat dan bahan lain ke ruang penyimpanan setelah memakainya, dan buang bahan yang tak akan diperlukan.

Peletakan bahan tepat

Menurut Standard Pemakaian dan Pembuangan, Storage, OSHA Material Handling, (1926. 250), ruang penyimpanan semestinya tidak terakumulasi bahan yang beresiko yang mengakibatkan tersandung, kebakaran, ledakan atau timbulnya hama.

Beberapa pekerja bikin kekeliruan dengan menaruh tangga atau beberapa barang yang lain didalam lemari listrik dimana mereka dapat memblokir panel listrik, hal semacam itu malah akan membuat bahaya kebakaran. bahan dan perlengkapan yg tidak terpakai harus disimpan jauh dari jalan pekerja. Jauhi memakai ruang kerja untuk penyimpanan. Dan ingat untuk meletakkan semua kembali ke tempat yang tepat.

Pakai dan check perlengkapan pelindung pribadi dan alat-alat

Kenakan APD basic – seperti sepatu safety tertutup kaki dan kacamata keselamatan – ketika melakukan pembenahan. Kontrol pada alat-alat kebersihan dilakukan dengan teratur, dan menghilangkan semua alat yang rusak dari ruang kerja.

Tetapkan frekwensi

Semua pekerja harus berperan serta dalam ‘housekeeping’, terlebih dalam soal melindungi ruang kerja mereka sendiri rapi, pelaporan bahaya keamanan dan bersihkan tumpahan, bila sangat mungkin.

Bikin ketentuan tertulis

Beberapa pakar setuju kalau kebijakan pembenahan harus dimasukkan kedalam tulisan. Protokol tercatat dapat memastikan bagaiman petugas kebersihan, alat dan cara harus dipakai. Sangat penting untuk membuat standard dan mengikutkan karyawan dalam kursus yang sudah ditetapkan hingga beberapa karyawan akan sadar dan ikuti prosedur.

Memikirkan periode panjang

Pembenahan harus kian lebih gagasan satu kali – itu harus selalu melalui pemantauan dan audit. Menaruh catatan, melindungi jadwal kontrol teratur tetaplah jalan, melaporkan bahaya dan melatih karyawan untuk menolong menjaga ‘housekeeping’. Tentukan maksud dan harapan, dan basis audit pada tujuan itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s